Hujan yang kurindu tiba
Petir garang menyapa
Mereka, para pecintanya
Aku abai
Membopong pena berjalan tertatih
Meniti tiap baris buku agenda
karena guncang di dada
Makin nyata kurasa
Dua lagu kuputar bergantian
Cinta terakhir Gigi
dan Sheila Madjid kesukaan
yang aku terlupa judulnya
Agar sempurna tatanan
Agar sempurna Keadaan
HP mini note malas kujamah
Tradisional saja.
Telungkupku, boneka Happy feet, bantal, karpet abu-abu,
---- pilot hitam, agenda, dan kau.
Kureka gambar Jumat depan menjelang petang
Disebuah air terjun kotamu
Tiga hari menjelang
Esok malam kubuat janji itu,
Denganmu.
Semoga kau tak berkebaratan.
Kau dan kotamu yang dingin, apa kabar?
Aku kan datang.
Tak perlu bendera atau karpet merah
Sederhana saja...
Sepertiku.
Selasa, 15 Desember 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar