Selasa, 11 November 2008

Betah!

Aku ingin hidup sederhana
Dengan tiang-tiang rumah sepi tanpa warna
Hingga aku bisa brsandar tanpa perlu takut menggores catnya

Dalam ruang sunyi tanpa cahaya
Kupilih kursi berkakitiga
sebelah lemari kayu warisan mertua
tuk sembunyi bila takut meraja

Kan kutulis sajak-sajak kesukaanmu
Pada dinding-dinding bambunya yang tua
---sebagai ganti rindu

Sengaja kubiarkan pintu terbuka
Sebagai makmumku atas doa
Demi kesediaanmu melewati kedua kakinya

Tidak ada komentar: